(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-XXXX');
Dekarbonisasi

Dekarbonisasi

Pilih

Dekarbonisasi

 

Menuju Net Zero 2060

Menuju Net Zero 2060

Produk nikel memiliki peran penting dalam mendukung transportasi rendah emisi, menjadikannya bagian dari solusi menuju masa depan yang lebih bersih. Namun, kami percaya bahwa menghasilkan mineral untuk keberlanjutan tidak boleh mengorbankan kelestarian bumi.

bumi

Di Harita Nickel, kami berkomitmen pada praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Bersama lembaga ahli bertaraf internasional, kami sedang menyusun strategi dekarbonisasi yang terukur dan ambisius. Dengan langkah ini, kami optimis dapat mencapai net zero emission pada tahun 2060.

 

Peta Jalan

 

Upaya Kami

 

Waste Heat Recovery 


Dengan teknologi ini, Harita Nickel memanfaatkan uap yang dihasilkan dari pengolahan nikel di PT HPL dan memanfaatkannya Kembali menjadi energi. Teknologi ini berkontribusi pada 73% total emisi yang berhasil dihindari Harita Nickel pada tahun 2023.

 

Pembuatan Panel Tenaga Surya


Harita Nickel menggunakan tiga aplikasi panel surya: penerangan jalan, sistem terpasang di tanah untuk Menara Telekomunikasi, dan instalasi atap di perumahan atau mess karyawan. Inisiatif ini menghasilkan 462 GJ energi dan menghindari 158 tCO2e emisi GRK.

Saat ini, kami sedang memasang tambahan panel surya atap berkapasitas 40 MWp dan dijadwalkan beroperasi sebelum akhir 2025.

 

Pemanfaatan Gasifikasi Batubara 


Harita Nickel mengubah batu bara menjadi syngas untuk meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan emisi CO2. Proses ini menghasilkan 14.129.194 GJ energi, menghindari
935.901 tCO2e emisi GRK. Pemanfaatan gas batu bara juga diintegrasikan ke dalam proses RKEF untuk lebih meningkatkan efisiensi energi.

 

Penggunaan Biosolar


Harita Nickel saat ini menggunakan Biosolar, yaitu campuran bahan bakar yang mengandung 35% bahan berbasis hayati sebagai campuran untuk bahan bakar pembangkit listrik dan moda transportasi. Proporsi itu meningkat dari sebelumnya yang sebesar 30%.

Proses ini menghasilkan 1.213.663 GJ energi, menghindari 88.937 tCO2e emisi GRK

 

Pemanfaatan Kembali Minyak Jelantah 


MSP mendaur ulang minyak goreng bekas di tungku pembakaran untuk mengurangi konsumsi batu bara. Proses ini menghasilkan 1.545 GJ energi dan menghindari 1.419 tCO2e emisi GRK

 

Penggunaan Kendaraan Listrik


HPL mengoperasikan kendaraan penarik dan forklift listrik di gudang nikel sulfat untuk mengurangi emisi. Inisiatif ini menghasilkan 191 GJ energi terbarukan, menghindari 8 tCO2e emisi GRK. 

 

Hasil yang dicapai saat ini