
Lainnya
Harita Nickel mengembangkan sejumlah unit pendukung yang memperkuat ekosistem industrinya.

Pada tanggal 16 Mei 2024, Perseroan dan mitra strategisnya membentuk perusahaan patungan bernama PT Bhakti Bumi Sentosa (BBS) merupakan perusahaan yang berfokus pada peningkatan praktik pengelolaan sisa hasil produksi. BBS akan mengubah tailing dari pemurnian bijih nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leach menjadi barang-barang bernilai ekonomi yang selaras dengan prinsip ekonomi sirkular.
Kepemilikan saham Perseroan melalui entitas asosiasi Perseroan yaitu PT Halmahera Persada Lygend adalah sebesar 94,24%.

Pada tanggal 16 Mei 2024, Perseroan dan mitra strategisnya membentuk perusahaan patungan bernama PT Cipta Kemakmuran Mitra (PT CKM) yang memproduksi kapur tohor (quick lime), salah satu bahan baku proses pemurnian bijih nikel limonit menggunakan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL).
Kepemilikan saham Perseroan atas saham PT CKM adalah 40%.

PT Dharma Cipta Mulia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kawasan industri di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Kepemilikan saham Harita Nickel atas PT Dharma Cipta Mulia sebanyak 40%.