(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-XXXX');
Laporan Keberlanjutan 2024

Laporan Keberlanjutan 2024

Pilih

Laporan Keberlanjutan 2024

Strategically Green : A Roadmap to Responsible Mining

Laporan Keberlanjutan 2024 Harita Nickel (PT Trimegah Bangun Persada Tbk) merupakan laporan keberlanjutan ketiga yang diterbitkan oleh Grup. Laporan ini melanjutkan perkembangan yang telah diuraikan dalam laporan sebelumnya yang diterbitkan pada tanggal 30 April 2024, serta menegaskan komitmen kami terhadap akuntabilitas dan transparansi dalam menerapkan prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) di seluruh operasi kami. Grup menerbitkan Laporan Keberlanjutan dalam periode tahunan. 

Laporan ini menyoroti pendekatan terpadu kami terhadap keberlanjutan, dengan menyelaraskan pertumbuhan jangka panjang dengan ekspektasi pemangku kepentingan dan standar keberlanjutan global. Laporan ini telah ditinjau dan disetujui oleh manajemen senior serta Direksi guna memastikan keselarasan dengan visi strategis dan nilai-nilai perusahaan. [GRI 2-14] 

Kami mengajak para pembaca untuk merujuk pada laporan ini bersamaan dengan Laporan Tahunan dan situs web kami guna memperoleh pemahaman yang lebih lengkap mengenai kinerja dan inisiatif keberlanjutan Harita Nickel.

 

Menjunjung Tinggi Hak Asasi Manusia

Karyawan Kami 

Profil Karyawan 

Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia

 

Distribusi Gender berdasarkan kategori karyawan tahun 2024

 

Komposisi Karyawan berdasarkan Entitas

 

Remunerasi 

Gaji karyawan pemula menurut lokasi dan gender tahun 2024



Pengembangan Tenaga Kerja Lokal

 

Karyawan Indonesia berdasarkan asal

 



Kami & Masyarakat

Community Relations

Daftar Pertemuan dan Komunikasi dengan Masyarakat tahun 2024

 

Program Pengembangan Masyarakat

Area fokus program pengembangan masyarakat 2024 (% dari pengeluaran)

Pendidikan & Pengembangan Skill

Sorotan Program

Layanan Kesehatan

Sorotan Program 


Pengembangan Ekonomi

Sorotan Program

Sosial Budaya

Sorotan Program

 

Pengembangan Infrastruktur

Sorotan Program

Menghargai Lingkungan

Peningkatan Konsumsi Energi Terbarukan

Konsumsi energi baru dan terbarukan menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 29,8% pada tahun 2024. Alternatif energi terbarukan yang kami implementasikan meliputi pembangkit listrik ternaga surya, pemanfaatan gasifikasi batubara, pemanfaatan biosolar, pemanfaatan minyak jelantah, kendaraan listrik di Pabrik Nikel Sulfat, dan penggunaan conveyor belt.

 

Proyek Ekstraksi Besi dari Tailing

Tailing adalah sisa hasil produksi dari proses High Pressure Acid Leach (HPAL). Pada tahun 2024, Harita Nickel mengembangkan proyek daur ulang tailing melalui PT Bhakti Bumi Sentosa (BBS).  Proyek ini berfokus pada ekstraksi besi dari tailing untuk menghasilkan pig iron. 

Manfaat potensialnya meliputi pengurangan volume tailing, menghasilkan pendapatan tambahan dari penjualan produk akhir, dan meningkatkan profitabilitas operasi HPAL.

 

Revegetasi Lahan Bekas Tambang dengan Terak Nikel

Pada tahun 2024, Harita Nickel mengeksplorasi pemanfaatan terak nikel sebagai pembenah tanah dalam kegiatan revegetasi laan tambang. Dalam percobaan yang dilakukan di lahan ekas tambang PT GPS, sebanyak 90% tanaman, baik tanaman penutup tanah maupun pohon, dapat hidup media campuran terak nikel.

 

Peresmian Loji Central Nursery

Harita Nickel melakukan revitalisasi terhadap fasilitas nursery guna meningkatkan produksi bibit untuk kegiatan reklamasi dan revegetasi. Kini, fasilitas nursery Harita Nickel memiliki kapasitas total 300.000 bibit tanaman per tahun.

 

607 Hektare DAS Dipulihkan

Hingga tahun 2024, Harita Nickel telah mengelola dan memulihkan 5.739 hektare daerah aliran sungai dan sebanyak 607 hektare di antaranya telah dinilai dan layak diserahkan kembali ke pemerintah. 

Tata Kelola yang Baik

Tata kelola yang baik adalah fondasi dari seluruh inisiatif keberlanjutan Harita Nickel. Kami meyakini bahwa transparansi, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan yang etis adalah kunci untuk menciptakan operasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. 

Kepatuhan terhadap hukum Indonesia menjadi dasar setiap langkah kami, namun kami tidak berhenti di sana. Kami secara proaktif mengadopsi praktik terbaik yang diakui secara global—mulai dari penyelarasan dengan standar IFRS, GRI, hingga partisipasi sukarela dalam asesmen IRMA dan sertifikasi ISO—demi menjaga standar operasional tertinggi. 

Komitmen ini diperkuat oleh peran aktif Dewan Komisaris dan Direksi dalam mengintegrasikan pertimbangan keberlanjutan dalam strategi, risiko, dan keputusan utama perusahaan. Pengawasan keberlanjutan dijalankan secara terstruktur melalui departemen terkait, ditopang oleh kebijakan, pelatihan, serta komite keberlanjutan dan keberagaman. 

Dengan semangat terus belajar dan memperbaiki diri, kami menjadikan tata kelola yang baik bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari identitas kami sebagai pelaku industri yang bertanggung jawab.

Praktik Bisnis Beretika 

Menjunjung tinggi standar etika adalah bagian tak terpisahkan dari komitmen Harita Nickel terhadap Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Prinsip etika diterapkan di seluruh aspek bisnis dan berlaku bagi Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, anak perusahaan, afiliasi, hingga mitra bisnis.

Untuk memastikan implementasi prinsip-prinsip tersebut berjalan konsisten dan menyeluruh, PT TBP menetapkan berbagai kebijakan dan mekanisme pendukung, seperti Kode Etik dan Perilaku, kebijakan anti-korupsi, serta sistem pelaporan pelanggaran yang efektif.

Kode Etik dan Perilaku 

Kode Etik dan Perilaku kami memberikan panduan yang jelas untuk memastikan bahwa perwakilan perusahaan berinteraksi dengan pemangku kepentingan secara etis dan bertanggung jawab. Selaras dengan komitmen kami terhadap Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), Kode tersebut menetapkan prinsip-prinsip utama yang mempromosikan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam semua interaksi.

Pencegahan Korupsi & Suap

Harita Nickel memberlakukan Kebijakan Anti-Suap, Korupsi, dan Pencucian Uang (ABCML) yang ketat sebagai wujud dari komitmen terhadap praktik bisnis yang etis dan berintegritas. Kebijakan itu mencakup larangan pada semua bentuk kontribusi politik, membatasi penggunaan sumber daya perusahaan untuk tujuan politik, dan mewajibkan kepatuhan dari pemasok.

Tak berhenti disitu, Harita Nickel juga menetapkan Kebijakan Konflik Kepentingan yang mencakup pada kewajiban pengungkapan potensi benturan kepentingan secara langsung maupun tidak langsung. 

Untuk memastikan kepatuhan, Harita Nickel rutin mengadakan pelatihan kepada semua karyawan dan pemangku kepentingan. Pada tahun 2024, sesi pelatihan ini dihadiri oleh 23.443 orang.

Selain itu, kami juga menerapkan Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) dan kerangka kerja Anti Penyuapan, Korupsi, dan Pencucian Uang yang mencakup langkah-langkah pencegahan, investigasi, dan pemantauan. 

Sistem Pelaporan dan Mekanisme Pengaduan

Harita Nickel menyediakan saluran pelaporan pelanggaran dan saluran pengaduan yang aman dan responsif bagi karyawan maupun pemangku kepentingan eksternal. 

Tahun 2024, sebanyak 240 keluhan ditangani—147 dari karyawan dan 93 dari pihak eksternal—terkait isu ketenagakerjaan, CSR, lingkungan, hingga hubungan bisnis lokal. Seluruh laporan diselesaikan melalui mekanisme internal yang transparan tanpa eskalasi ke manajemen tingkat atas.

Manajemen Risiko

PT TBP menerapkan manajemen risiko secara menyeluruh, di mana setiap personel bertanggung jawab memahami dan mengelola risiko di area kerja masing-masing. Proses ini terintegrasi dalam pengambilan keputusan dan kegiatan operasional, mengacu pada ISO 31000. Evaluasi risiko rutin dilaporkan kepada Direksi dan Komite Etik dan Risiko, dengan Fungsi Manajemen Risiko bertanggung jawab mengembangkan kerangka kerja, memberikan pendampingan, dan melaporkan risiko utama.

Pada tahun 2024, penilaian risiko berfokus pada isu keberlanjutan, termasuk hak asasi manusia (hubungan industrial, masyarakat, rantai pasokan, keamanan, dan lingkungan), serta risiko terkait iklim. Risiko diidentifikasi melalui analisis pasca-kejadian dan FGD, lalu dinilai probabilitas dan dampaknya menggunakan data kuantitatif dan kriteria keuangan serta non-keuangan perusahaan.

Sebagai bagian dari respons terhadap perubahan iklim, PT TBP juga mengembangkan analisis skenario berdasarkan rekomendasi TCFD untuk memahami potensi dampak perubahan iklim terhadap bisnis di masa depan. Risiko iklim ini dipantau secara berkala.

Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab

Sebagai perusahaan yang membutuhkan sumber daya eksternal yang signifikan, maka menjadi sangat penting bagi Harita Nickel untuk memastikan rantai pasok kami berjalan secara bertanggung jawab. 

Untuk memastikan prinsip tersebut, Harita Nickel melakukan uji tuntas pemasok dengan mengacu pada standar internasional, selain itu Harita Nickel juga mendukung penyuplai lokal.

Uji Tuntas Pemasok

Harita Nickel menjalankan manajemen risiko komprehensif dalam rantai pasokan, mulai dari identifikasi hingga evaluasi risiko, dengan mengacu pada OECD Due Diligence Guidance. Perusahaan memastikan bahwa bahan baku tidak berasal dari wilayah konflik (CAHRA) serta bebas dari pelanggaran HAM dan risiko lainnya sebagaimana tercantum dalam peraturan internasional.

Uji tuntas terhadap pemasok dilakukan secara sistematis melalui kebijakan dan prosedur yang jelas. Hasilnya ditinjau secara berkala, dan pada 2024, tidak ditemukan bahan baku yang berasal dari atau melewati wilayah CAHRA. 

Jika ditemukan risiko, Harita Nickel menerapkan langkah mitigasi: 

  • melanjutkan kerja sama dengan pengawasan ketat, 

  • menangguhkan sementara, atau 

  • menghentikan hubungan dengan pemasok.

Seluruh pemasok wajib menandatangani Pakta Integritas, mengikuti pelatihan keberlanjutan, dan dievaluasi secara berkala. Mekanisme umpan balik dan pengaduan juga tersedia untuk memastikan transparansi.

Penyuplai Lokal

Harita Nickel memprioritaskan pengadaan lokal dalam memenuhi kebutuhan operasional perusahaan, hal itu kami lakukan guna memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar dan menyelaraskan operasi kami dengan tujuan keberlanjutan.

Pada tahun 2024, jumlah pemasok lokal mencapai 187 pemasok, meningkat dari tahun sebelumnya dengan 172 pemasok lokal. Total transaksi dengan pemasok lokal mencapai Rp9.576,7 miliar. 

Kami terus mendukung pemasok lokal melalui inisiatif peningkatan kapasitas untuk meningkatkan daya saing dan partisipasi mereka dalam jaringan pasok kami.

Pesan dari Presiden Direktur

Para Pemangku Kepentingan yang terhormat,

Inisiatif keberlanjutan PT TBP di 2024 menjadi pijakan penting dalam membentuk arah pertumbuhan strategis kami di masa depan.

Sebagai perusahaan berorientasi ekspor, kami beroperasi di pasar internasional yang memiliki regulasi ketat, sehingga menuntut kepatuhan penuh terhadap standar keberlanjutan dan ESG global. Kemampuan kami untuk bersaing dan berkembang bergantung pada penyesuaian operasional dengan standar yang terus berubah, sekaligus mempertahankan efisiensi dan keunggulan biaya. Kami menerapkan nilai-nilai keberlanjutan di setiap aspek usaha, memastikan bahwa kegiatan operasional tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga mempertahankan stabilitas finansial.

Roy Arman Arfandy

Presiden Direktur, PT Trimegah Bangun Persada Tbk