Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab

Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab

Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab

 

Operasi penambangan dan pengolahan Harita Nickel membutuhkan pasokan sumber daya eksternal yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan produksi kami.

Karenanya, Harita Nickel berkomitmen memastikan setiap sumber daya yang digunakan dalam operasi kami berasal dari mitra yang menerapkan praktik berkelanjutan dan etis. Selain itu, kami pun berusaha terus meningkatkan transparansi dalam proses pengadaan.

Dokumen yang bisa diunduh

Pakta Integritas

Download

Yang Kami Lakukan
  1. Mengutamakan Pemasok Lokal

    Dari 1.169 pemasok kami pada tahun 2023, sebanyak 164 (14%) di antaranya adalah bisnis lokal Maluku Utara. Jumlah itu meningkat signifikan dibanding pada tahun 2020 yang hanya 35 pemasok lokal

  2. Menerbitkan Kebijakan Pengadaan yang Bertanggung Jawab

    Pada tahun 2023, Harita Nickel menerbitkan Kebijakan Pengadaan yang Bertanggung Jawab sebagai langkah untuk memastikan seluruh pemasok, vendor, dan kontraktor beroperasi sesuai dengan standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) yang baik.

  3. Meminimalisir Risiko Konflik Mineral

    Hingga saat ini, Harita Nickel tidak memperoleh barang/jasa dari wilayah terdampak konflik atau berisiko tinggi. Namun, kami menyadari bahwa sangat mungkin kami membeli mineral atau logam dari wilayah tersebut.

    Karenanya, kriteria penilaian pemasok Harita Nickel telah mengadopsi Panduan Uji Tuntas OECD untuk Rantai Pasok Mineral yang Bertanggung Jawab dari Wilayah yang Terdampak Konflik dan Berisiko Tinggi untuk meminimalisir risiko konflik mineral.

  4. Melakukan Uji Tuntas kepada Calon Pemasok

    Sebelum menjalin kerja sama dengan pemasok atau vendor, Harita Nickel melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan mereka memenuhi kualifikasi yang ditetapkan, serta mematuhi standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST). Proses ini mencakup analisis risiko serta pemeriksaan ketat sesuai dengan kebijakan perusahaan.

  5. Melibatkan Pemasok

    Harita Nickel menyiapkan saluran pengaduan bagi Pemasok melalui mekanisme Whistleblowing untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran yang ditemukan dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kami juga melakukan penilaian dan survei kepada pemasok secara berkala.

Prinsip-Prinsip Pengadaan yang Bertanggung Jawab

Seluruh pemasok Harita Nickel harus memenuhi persyaratan pengadaan yang bertanggung jawab, yaitu:

  1. Integritas

    Mematuhi peraturan yang relevan terkait pengadaan barang dan jasa, serta Kebijakan Anti-Persaingan kami, tidak melakukan gratifikasi, menjaga kerahasiaan data, dan menghindari konflik kepentingan

  2. Menghormati Hak Asasi Manusia dan Mematuhi Peraturan Ketenagakerjaan

    Mematuhi peraturan ketenagakerjaan terkait upah dan tunjangan, tidak ada diskriminasi gender, tidak mempekerjakan individu di bawah usia 18 tahun kecuali untuk magang dan pelatihan kejuruan, dan tidak ada kerja paksa atau perlakuan tidak manusiawi.

  3. Pemenuhan Syarat Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan

    Mematuhi semua hukum yang relevan dan ketentuan khusus yang diuraikan dalam kontrak, melakukan penilaian risiko yang mencakup aspek K3LH untuk operasi dan barang/jasa yang dipasok, melindungi dan mempertahankan lingkungan (udara, tanah, air, dan keanekaragaman hayati), serta secara berkala mengevaluasi kinerja K3LH supplier independen kami.

  4. Kualifikasi

    Memenuhi waktu pengiriman, biaya, kualitas, spesifikasi bahan baku produksi, dan standar nasional atau internasional

  5. Jaminan pekerjaan

    Memberikan jaminan barang/jasa (khusus untuk bahan baku mineral) tidak berasal dari wilayah terdampak konflik atau berisiko tinggi

  6. Pengalihan Pekerjaan

    Tidak boleh mengalihkan sebagian atau keseluruhan pengadaan tanpa persetujuan formal Harita Nickel.