
Smelter
Pengolahan bijih nikel kadar tinggi (saprolit) menggunakan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF)

PT Megah Surya Pertiwi bergerak di bidang industri pembuatan logam dasar bukan besi di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara berdasarkan Izin Usaha Industri yang dikeluarkan tanggal 27 Agustus 2018.
PT Megah Surya Pertiwi menghasilkan produk feronikel, bahan baku untuk baja tahan karat, dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace. Saat ini, PT Megah Surya Pertiwi memiliki 4 jalur produksi RKEF.
Kepemilikan saham Harita Nickel dalam PT Megah Surya Pertiwi sebanyak 50%.

PT Halmahera Jaya Feronikel (“HJF”) merupakan anak perusahaan Perseroan melalui PT Obira Mitra Jaya (“OMJ”) yang bergerak di bidang industri pembuatan logam dasar bukan besi di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. HJF telah memiliki Izin Usaha Industri sejak tanggal 8 Juli 2020.
Kepemilikan saham Perseroan melalui OMJ dalam HJF secara tidak langsung sebanyak 63,1%. HJF memiliki 8 jalur produksi dengan teknologi RKEF (Rotary Kiln Electric Furnance) yang menghasilkan produk feronikel.

PT Karunia Permai Sentosa bergerak di bidang pembuatan logam dasar bukan besi di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Saat ini, PT Karunia Permai Sentosa masih dalam tahap konstruksi.
PT Karunia Permai Sentosa akan memproduksi feronikel, bahan baku untuk baja tahan karat. KPS diproyeksikan akan memiliki 12 jalur produksi dengan kapasitas 185.000 ton kandungan nikel di dalam feronikel per tahun.
Kepemilikan saham Harita Nickel dalam PT Karunia Permai Sentosa adalah 35%.